Karies Pada Gigi 24 (D6, Non-Vital) (Tinjuan Laporan Kasus Konservasi) Part 2

Radiograf Gigi 24

Selanjutnya pada bagian ke-2 ini kita akan melihat hasil radiograf gigi yang menjadi keluhan utama pasien, pemeriksaan faktor resiko karies dan beberapa strategi perawatan baik secara non-invasif ataupun invasif yang diberikan kepada pasien secara komprehensif.

Interpretasi Radiograf:

Gigi 24 (keluhan utama): Terlihat gambaran radiolusensi di sekitar apical gigi 24 dengan diameter ± 2mm yang meluas hingga ke distal gigi tersebut dan mencapai 2/3 akar. Terputusnya lamina dura dan hilangnya ruang periodontal. Gambaran radiolusensi terlihat berkabut dan tidak memiliki batas tepi lesi yang jelas. Kemudian terlihat gambaran bahan yang lebih radiopak dari proksimal mesial hingga mencapai pulpa yang diduga adalah bahan tambal resin komposit. DD/ Abses Dentoalveolar e.c Nekrosis Pulpa 

Pemeriksaan Faktor Risiko Karies Sebelum Perawatan 

Pemeriksaan Faktor Resiko

  1. Diet glukosa > 1x sehari -> konsumsi makanan nasi di pagi hari dan segelas teh manis dalam jangka waktu yang berdekatan yaitu pukul 07.00 dan 08.00 WIB (kuning)
  2. Saliva : hidrasi 30-60 s, akibat merokok sehingga uap panas dari rokok menyebabkan hidrasi saliva menurun & viskositas saliva menjadi kental (kuning) -> proteksi gigi terhadap bakteri berkurang & suasana mjd anaerob
  3. Pasien merokok 1 bungkus/minggu, dengan jenis rokok filter pada setiap selesai makan sejak ± 6 tahun yang lalu -> rokok memiliki kandungan nikotin menyebabkan pH saliva menjadi asam sehingga menyediakan lingkungan yang dapat meningkatkan resiko terjadinya karies
  4. Faktor modifikasi : OS terdapat karies aktif dan mau memperbaiki sikap (kuning)
  5. Fluor hanya pada pasta gigi (kuning)
  6. Kebiasaan menyikat gigi : 2x/hari (pagi dan sore hari pada saat mandi) dengan gerakan horizontal

Strategi Perawatan

Perawatan yang diberikan tidak hanya kuratif (invasif) tetapi juga preventive (non-invasif). Strategi perawatan yang diberikan adalah :

  • Perawatan Non-Invasif
  1. Mengevaluasi dan meningkatkan kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi 2 x /hari. Pembersihan gigi dan mulut 2x/hari, sesudah sarapan pagi dan malam sebelum tidur. Pasien diinformasikan cara, waktu dan frekuensi yang tepat dan efektif dalam menyikat gigi. Sikat gigi dengan menggunakan pasta gigi berfluoride minimal 30 menit setelah makan. Pada malam hari sebelum tidur penting untuk menyikat gigi karena selama tidur, laju alir saliva berkurang sehingga fungsi proteksi saliva sebagai larutan buffer menjadi menurun. Pasien juga akan diajarkan untuk menyikat gigi dengan metode roll teknik / modifikasi Stillman. Bulu sikat ditempatkan pada permukaan gusi, jauh dari permukaan oklusal, ujung bulu sikat mengarah ke apex, gerakan perlahan melalui permukaan gigi sehingga bagian belakang kepala sikat bergerak dalam lengkungan. Pada waktu bulu-bulu sikat melalui mahkota gigi, kedudukannya hampir tegak terhadap permukaan email. Ulangi gerakan ini sampai lebih kurang 12 kali sehingga tidak ada yang terlewat.
  2. Mengurangi frekuensi merokok. Dengan mengurangi fekuensi merokok diharapkan OH pasien akan lebih baik, pembentukan kalkulus semakin berkurang, hidrasi saliva meningkat >60 det dan viskositas saliva menjadi encer dan pH saliva menjadi netral.
  3. Mengurangi diet gula dan cemilan diantara waktu makan utama. Mengkonsumsi karbohidrat, maka pH plak akan mengalami penurunan yang tajam dan membutuhkan waktu ± 60 menit untuk dapat kembali ke pH awal. Pasein diinformasikan untuk mengurangi minuman / makanan manis diluar waktu makan karena dapat memperbesar potensi dari koloni bakteri Streptococcus mutans. Strateginya adalah konsumsi sarapan pagi dan teh manis dilakukan secara bersamaan pada satu waktu atau justru sebaliknya yaitu mengkonsumsi sarapan dan teh manis dalam jangka waktu yang berjauhan.
  4. Meningkatkan faktor pelindung saliva dengan meningkatkan asupan minum.  air sebanyak 8 gelas/hari dan atau mengunyah permen karet xylitol. Tujuan mengunyah permen karet xylitol dan meningkatkan asupan air adalah untuk meningkatkan sekresi saliva dan kecepatan laju alir saliva sehingga meningkatkan self clearance di rongga mulut. Selain  itu, xylitol akan dikonsumsi oleh bakteri namun tidak dapat difermentasikan sehingga tidak menghasilkan asam. Pada akhirnya dapat mengurangi jumlah bakteri dalam mulut dan meningkatkan remineralisasi. Pasien dianjurkan untuk mengkonsumsi permen karet xylitol 3x/hari setelah makan utama masing-masing 1 butir untuk meningkatkan sekresi saliva dan dapat meningkatkan kecepatan aliran saliva sehingga meningkatkan efek perlindungan dan pembersihan saliva di rongga mulut
  5. Meningkatkan asupan fluoride dengan menggunakan pasta gigi berflouride. Menggunakan pasta gigi berflouride bertujuan untuk mengurangi dan menghambat progress dari karies itu sendiri dengan menghambar demineralisasi gigi, meningkatkan resistensi enamel terhadap asam dengan mengubah hidroksiapaytite menjadi flouroapatite serta dalam konsentrasi tinggi dapat menghambat metabolisme bakteri.
  6. Penutupan pit dan fissure dengan GIC. Fissure sealent adalah suatu bentuk perlindungan yang baik untuk menghambat pertumbuhan lesi karies pada pit dan fissure.
  • Perawatan Invasif
  1. Scalling
  2. Gigi 24 pro perawatan saluran akar (PSA) dan restorasi pasca PSA
  3. Gigi 17, 26, 46, 47, 37, 45, 14, 34, dan 27 pro restorasi
  4. Gigi 16 dan 36 pro perawatan prostodonti

Perawatan non-invasif yang diberikan sudah cukup jelas ya, kemudian bagaimana dengan perawatan invasifnya ?. Selanjutnya kita akan melihat lebih detail mengenai diagnosis, perawatan, prognosis serta hasil akhir perawatan secara konservatif ya. Check it out part 3 !

About Atik Ramadhani

I am a Dentist

Posted on February 19, 2013, in Konservasi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: